
Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi tuan rumah kegiatan Roadshow Coding Camp 2026 Powered by DBS Foundation yang diselenggarakan oleh Dicoding bersama DBS Foundation. Acara yang berlangsung di Ruang Multimedia 1, Gedung Kantor Pusat UGM ini bertujuan untuk memperkenalkan program beasiswa pelatihan IT yang akan berlangsung pada tahun 2026, sekaligus mendorong mahasiswa mempersiapkan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri.
Sekretaris Direktorat Pendidikan dan Pengajaran, Dr. Sigit Priyanta, S.Si., M.Kom., dalam sambutan pembuka, mengingatkan mahasiswa untuk serius dalam mengikuti program. “Jika Anda sudah memilih untuk mengikuti program ini, ikutilah dengan serius dan manfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Program Coding Camp 2026 adalah roadshow, sebagai bagian dari komitmen DBS Foundation untuk memperluas akses pendidikan teknologi melalui Coding Camp 2026, Road to Future Workforce. Program ini dilaksanakan bersama Dicoding Indonesia sebagai mitra pelaksana.
Kegiatan sosialisasi diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai jurusan. Menariknya, antusiasme tidak hanya datang dari mahasiswa rumpun teknologi, tetapi juga dari jurusan non-IT. Ini menegaskan bahwa keterampilan digital kini menjadi kebutuhan lintas bidang.
Pada sesi pengenalan Coding Camp 2026, acara dipandu oleh Program Officer Dicoding Indonesia, Putri Nahampun. Sedangkan paparan mengenai alur pendaftaran dan manfaat program disampaikan oleh Syahda Rani Salsabila, juga dari Program Officer Dicoding Indonesia. Sementara itu, Curriculum Manager Dicoding Indonesia, Arif Fauzin memberikan pengenalan materi terkait Data Science, yang juga turut memotivasi para peserta untuk berani mengambil peluang. “If you don’t take risks, you won’t create a future,” tegasnya.
Tampak antusiasme mahasiswa aktif berpartisipasi melalui sesi tanya jawab, diskusi, hingga berbagi pengalaman dari peserta yang pernah mengikuti program Dicoding sebelumnya. Peserta yang berkontribusi aktif mendapat apresiasi berupa reward dari tim penyelenggara. Keberagaman latar belakang peserta menjadi daya tarik tersendiri, menunjukkan minat yang semakin luas terhadap keterampilan digital.

Coding Camp Powered by DBS Foundation diluncurkan sejak Oktober 2024. Program ini dirancang untuk mempersiapkan talenta muda Indonesia memasuki dunia kerja teknologi. Program ini menawarkan pelatihan komprehensif di tiga tahap pembelajaran seperti AI Engineer, Data Scientist, dan Front-End Web Developer.
Para peserta Decoding Camp akan mendapatkan materi teknis dan non-teknis, seperti soft skills, kemampuan bahasa Inggris, literasi keuangan, dan lain sebagainya. Peserta yang sudah menyelesaikan setiap proses sampai akhir akan mendapatkan sertifikat kelulusan untuk meningkatkan personal branding. Selain itu, program ini juga menawarkan kesempatan konversi SKS sesuai kebijakan kampus.
Decoding Camp memberikan akses gratis bagi seluruh peserta sebagai bagian dari beasiswa, yang dibuka bagi peserta dari Perguruan Tinggi dan siswa SMK dengan kuota sebanyak 3.000 peserta.
Pendaftaran kegiatan sudah dibuka sejak 21 Oktober 2025 hingga Januari 2026 nanti. Peserta yang lolos akan diumumkan pada Januari 2026 mendatang. Programnya sendiri akan berlangsung dari Februari hingga Juli 2026.
Tim Dicoding berharap kegiatan roadshow ini dapat membantu mahasiswa UGM mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri teknologi yang terus berkembang. “Program ini tidak hanya memberikan bekal teknis, tetapi juga kompetensi tambahan yang sangat dibutuhkan untuk sukses di dunia kerja modern,” ujar perwakilan Dicoding.
Reportase: Bondan Wijanarko
Penulis: B. Diah Listianingsih
